Leadershipstreet Indonesia

Leadershipstreet Indonesia


Starbucks protes Logo dicontek Pecel Lele Lela

Posted: 02 Dec 2014 06:31 AM PST



Leadership Indonesia |Foto Logo  Brand Bisnis Starbucks dianggap di contek oleh salah satu perusahaan pecel Lele bernama Pecel Lele Lela, 


Seperti diberitakan oleh Kompas Starbucks Coffee Company, memprotes gambar logo Pecel Lele Lela milik Rangga Umara pada Desember 2011 lalu. Pasalnya, logo Pecel Lele Lela dianggap memiliki persamaan pada pokoknya dengan logo milik Starbucks dalam bentuk dan warna.


Berikut Logo yang di protes oleh Starbucks 

Keterangan : Kiri sebelum perubahan, kanan setelah perubahan 

Kuasa hukum Starbucks, Lenny Huang, dari kantor hukum Suryomurcito & Co, mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah mengirim surat peringatan pertama kepada Rangga, pemilik Pecel Lele Lela, yang dilanjutkan dengan pembicaraan via telepon dan tatap muka.

Sebelum perkara tersebut sempat bergulir di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Rangga menunjukkan sikap kooperatif dan iktikad baik. Setelah melakukan mediasi hampir dua bulan, akhirnya Rangga setuju mengubah brand logo miliknya.

Persetujuan tersebut ditandatangani Rangga pada 1 Januari 2012 lalu. "Waktu itu, kami sepakat bahwa Pak Rangga akan mengubah semua logo gerai pecel lele miliknya dan mitranya selama enam bulan sejak adanya agreement tersebut," 

Namun, karena gerai franchise Pecel Lele Lela ini cukup banyak, yakni 87 cabang, yang tersebar di seluruh Indonesia dan di Malaysia, proses pengubahan logo pun molor hingga bulan September 2014. 

Dalam proses itu, Lenny mengatakan, Rangga juga telah kembali mendaftarkan logo barunya ke Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual dan menghapus pendaftaran logo lama yang menyerupai logo Starbucks.

Namun, realisasi pergantian logo di lapangan berjalan lambat karena beberapa mitra enggan mengubah logo karena masih baru buka usaha. "Jadi, para mitranya berpikir kalau cepat mengubah logo bisa dianggap tidak serius oleh konsumen," ujarnya.

Lenny melanjutkan, perubahan logo gerai terakhir dilakukan pada Senin, 15 September 2014, pekan ini, di gerai daerah Serpong dan Margonda, Depok. Perubahan tersebut dilakukan oleh PT Dong Han Indonesia asal Jakarta.

Terkait perubahan logo tersebut, Rangga telah menyampaikan pernyataan tertulis pada bulan Agustus 2014 lalu. Dalam pernyataannya tersebut, ia menegaskan telah memiliki logo baru. Hal itu dilakukan setelah melakukan mediasi dengan pihak kuasa hukum Starbucks karena logo lama miliknya memiliki kesamaan dengan logo Starbucks.

Logo juga merupakan hal yang perlu menjadi perhatian dalam merancangnya, karena kemiripannya dapat dianggap mengganggu pasar dan promosi perusahaan yang membangun sebelumnya



Sumber : Kompas

Memahami Asuransi Investasi Proteksi, satu jalan alternatif Kaya dan Sejahtera

Posted: 02 Dec 2014 05:13 AM PST


 asuransi


Leadership Indonesia  |  Asuransi Investasi dan Proteksi | - Memahami Asuransi Investasi Proteksi,  satu jalan alternatif Kaya dan Sejahtera, bila berbanding dengan waktu, ada keterjaminan dengan langkah ini selain menjalankan usaha bisnis. Pada umumnya asuransi dibagi dalam 3 kelompok, yaitu asuransi jiwa berjangka, asuransi dwiguna/asuransi endowment, dan asuransi seumur hidup, sebaiknya terus dipelajari karena harus disadari bahwa berinvestasi di perusahaan asuransi ternyata memiliki bunga yang lebih tinggi dibanding dengan dana simpanan lembaga perbankan misalnya.


Berikut Penjelasan nya
 asuransi investasi proteksi

Asuransi Jiwa Berjangka 

Asuransi ini memberikan manfaat berupa uang pertanggungan kepada keluarga saat  tertanggung atau umumnya adalah kepala rumah tangga meninggal dunia dalam masa kontrak/masa asuransi. 


Asuransi Dwiguna

produk asuransi dwiguna/asuransi endowment memberikan manfaat saat tertanggung meninggal dunia dalam masa kontrak/masa asuransi dan saat tertanggung tetap hidup saat akhir masa kontrak atau masa asuransi. Adapun produk asuransi seumur hidup memberikan manfaat kepada keluarga yang ditinggalkan saat tertanggung / kepala keluarga meninggal dunia kapanpun itu terjadi.

Pada umumnya premi untuk asuransi jiwa berjangka paling minimal, sedangkan premi asuransi dwiguna atau asuransi endowment paling tinggi. Sedangkan premi untuk asuransi seumur hidup diantara kedua produk tersebut.


Asuransi produk Unit Link 

Asuransi ini  merupakan produk yang menggabungkan antara asuransi dan investasi. Pada produk ini kita dapat mengetahui berapa besar dari bagian uang yang kita setorkan dipakai untuk membayar premi asuransi, biaya administrasi dan bagian yang diinvestasikan. Misalnya ada produk yang membagi uang yang kita setorkan per tahun sebesar Rp.100.000 menjadi sebagai berikut :
Premi Asuransi : Rp. 10.000,-
Biaya Administrasi : Rp. 2000,-
Diinvestasikan : Rp.88.000,-

Jadi dari sini bisa terlihat bahwa uang yang berkembang atau yang diinvestasikan sebesar Rp.88.000, bukan Rp.100.000. Ada beberapa variasi pembagian uang yang kita setorkan sesuai dengan spesifikasi produk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi jiwa.

Umumnya instrumen investasi yang ditawarkan adalah instrumen investasi yang memiliki 3 jenis risiko, yaitu risiko rendah, sedang dan tinggi. Pemilihan instrumen investasi tergantung dari nasabah, jadi kita harus memastikan bahwa pilihan sesuai dengan karakter kita. Untuk melihat mana perusahaan asuransi yang baik atau tidak, kita dapat melihat kinerja dari perusahaan tersebut dari laporan keuangan yang diterbitkan oleh beberapa media cetak. Atau kita juga bisa melihat beberapa media cetak mengadakan penilaian atas kinerja dari perusahaan asuransi jiwa yang ada di Indonesia.


Hasil Pengembangan Relatif  Tinggi

Banyak yang belum menyadari bahwa berinvestasi di perusahaan asuransi ternyata memiliki bunga yang lebih tinggi dibanding dengan dana simpanan di Bank. Untuk kondisi normal investasi di perusahaan asuransi bisa memberikan bunga antara 15 persen sampai 30 persen. Sementara, investasi di bank hanya mendapat bunga rata-rata 6-10 persen. Itupun masih dipotong pajak atas bunga. Sementara itu, jika terjadi sesuatu seperti sakit , simpanan di bank tak mampu melindungi nasabahnya. Itulah sebabnya, banyak investor lebih suka beralih menyimpan uangnya di perusahaan asuransi daripada menyimpan uangnya dalam bentuk deposito di bank. Apalagi di perusahaan asuransi, nasabah tidak dibebani biaya administrasi.

Dengan memahami pentingnya asuransi dan termasuk bahwa asuransi juga dapat bertindak sebagai dana investasi maka, produk asuransi dapat menjadi pilihan pengembangan dana, selain juga dapat melindungi dari risiko kendala keuangan dimasa yang akan datang.

Bekerja dan Berbisnis adalah langkah yang sangat baik untuk meletakan investasi yang dapat di biayai dengan dana rendah dan berbasis kepada waktu. Ini dapat disebut sebagai keberhasilan yang di bangun atas waktu.

Rekan juga dapat membaca : Cara Memilih dan Membangun Bisnis Hebat dari Peluang Usaha Apapun


Semoga bermanfaat.


Dari berbagai sumber
Previous
Next Post »